REQUIESCAT IN PACEAllah Bapa, Tuhan Penguasa kehidupan dan kematian, telah memanggil kembali ke pangkuan-Nya,
Sr. Savitri Hadisabrata, OSU (63 tahun)
Bendahara Yayasan Widya Mandala
Sejak 1991
Pada hari Selasa 13 Oktober 2009 Pk.18.29 WIB
di Rumah Sakit Katolik St. Vincentius Surabaya
Semoga arwahnya diterima disisi Bapa dan diberikan kebahagiaan kekal.
Kami yang mengasihi dan turut berbelasungkawa:
Keluarga Besar
- Yayasan Widya Mandala Surabaya
- Universitas Katolik Widya Mandala Surabaya
- Akademi Sekretari Widya Mandala Surabaya
- Widya Mandala Language Institute
- Pengelola Graha Widya Mandala Surabaya
Jenasah di semayamkan
di Kapel St. Maria
Jl. Raya Darmo 49 Surabaya
Pemakaman:
Kamis 15 Oktober 2009:
~ Upacara – Pk. 10.00 WIB
~ Berangkat ke Makam Kembang Kuning - Pk. 11.00 WIB
Riwayat Singkat
Sr. Savitri merupakan anak ke-4 dari 11 bersaudara, buah cinta Bapak Rukamsi Hadisabrata dan Ibu Sri Wahjati, lahir di kota Solo – Jawa Tengah pada 4 Maret 1946. Memiliki nama kecil: Maria Christiana Nunuk Ken Sawitri. Masa kanak-kanak dan masa sekolahnya, beliau jalani di kota Solo.
Maria Christiana Nunuk Ken Sawitri ingin mempersembahkan seluruh hidupnya hanya untuk malayani Tuhan dan sesama. Keinginan itu beliau wujudkan dengan postulat dan novisiat Ursulin. Suster Savitri Hadisabrata, itulah nama yang dipilihnya. Beliau mengikrarkan Tri Prasetya pertamanya (Kaul Pertama – Red.) di Bandung Jawa Barat tanggal 18 Januari 1975.
Riwayat Perutusan
| TAHUN | KOMUNITAS | PERUTUSAN |
| 1975 | Jakarta - Theresia | Studi Kateketik dan Pastoral |
| 1978 | Malang | Guru SMA Cor Yesu dan Pastoral |
| 1980 | Pacet | Guru SMP St. Yusuf dan Pastoral |
| 1981 | Sukabumi | Ekonom Komunitas, Yayasan dan Guru SMP Yuwati Bhakti serta Pastoral |
| 1988 | Solo | Ekonom Komunitas, Yayasan dan Guru SMP dan SMA Regina Pacis |
| 1991- 2009 | Surabaya | Bendahara Yayasan Widya Mandala Surabaya |
| 1997 | Surabaya | Sekretaris Komunitas |
| 2004 | Surabaya | Sekretaris Komunitas |
Kegembiraan, pengabdian dan pelayanan, itulah yang terpancar dari pribadi Sr. Savitri, bahkan dalam keadaan sakit sekalipun beluai tetap berusaha melayani dengan gembira. Rasa sakit, mulai beliau rasakan sejak tahun 2003. Sejak saat itulah, beliau teus berjuan menerima semua rasa sakit yang dideritanya. Proses pengobatan dan perawatan beliau jalani dengan tekun. Beliau sungguh menyatukan penderitaannya dengan penderitaan Kristus. Kerinduannya untuk mengalami Kristus baik secara “fisik” maupun rohani, terjawab ketiak berziarah ke Tanah Sudi pada tahun 2008. Sejak itu kesehatannya semakin mundur. Beberapa kali beliau harus mendapat khusus di RS St. Vinventius A Paulo Surabaya (RKZ).
Keterbatasan diri “memaksa” Sr. Savitri untuk berbaring di RKZ Surabaya sejak 28 Agustus 2009 sampai detik terakhir hidupnya tanggal 13 Oktober 2009. Kerapuhan diri yang dipersembahkan dengan penuh iman kepada Allah membuat beliau tetap tersenyum. Hingga di menit-menit terakhir hidupnya Sr. Savitri tetap sadar, mau makan dan mampu berkomunikasi walaupun terbatas.
Kita yakin, saat ini Sr. Savitri sedang tersenyum karena berjumpa dengan Yesus Kristus, mempelainya tercinta.
Selamat jalan Sr. Savitri Hadisabrata …. Doakan kami, saudara-saudari dan seluruh keluarga yang pasti Suster kasihi dan cintai. (Sr. Juwita, OSU)






